
DUBLIN - Kendati sudah ditolak FIFA, Federasi Sepakbola Irlandia (FAI) tidak mau menyerah. Kali ini, FAI meminta Federasi Sepakbola Prancis (FFF) untuk mendukung mereka melakukan laga ulang Prancis vs Republik Irlandia.
Gol kontroversial William Gallas yang diawali handball Thierry Henry, menjadi berita utama sejak laga babak play-of digelar pada Rabu malam. Skor agregat 2-1 memastikan langkah Prancis ke Piala Dunia 2010.
Namun, kubu Irlandia dengan tegas menolak gol yang sudah dicetak Gallas itu. FAI percaya pengakuan Henry membuat Prancis memang tidak pantas lolos ke Afrika Selatan. Sebelumnya, FIFA sendiri sudah menegaskan tidak akan ada partai ulangan
Irlandia berharap banding kedua badan ditambah ucapan para kapten masing-masing tim, bisa membantu meyakinkan FIFA untuk mengulang laga play off kedua Prancis vs Irlandia di Paris.
"Menyusul pertemuan antara FAI dan FFF, untuk bergabung dengan kapten kedua kesebelasan Thierry Henry dari Prancis dan Robbie Keane dari Irlandia, maka kamo meminta FIFA untuk mengulang pertandingan guna mengembalikan kehormatan timnas Prancis," demikian pernuataan FAI dikutip Sky Sports, Sabtu (21/11/2009).
Kendati sudah memastikan diri lolos ke Afsel, namun FFF sendiri mengaku malu dengan insiden ini. Prancis menegaskan mengikuti semua keputusan yang dibuat FIFA mengenai masalah ini.
















































