Barack Obama loves his basketball, and beer(Reuters)

Menggunakan olahraga untuk bergaul dengan rakyat telah lama dijadikan taktik oleh para politikus. Tapi untuk Presiden AS Barack Obama, kita bisa melihat adanya minat yang tak dibuat-buat untuk berbagai macam olahraga.

Basket, tentunya, mengalir di dalam darah Presiden AS ini. Anggota tim sekolah di tahun 1979, ia kini tidak pernah malu mengikuti pertandingan persahabatan, bahkan sering cuti untuk bermain dengan senator dan agen rahasianya.

Hobi basket ini juga mengundang komentar miring. Gedung Putih dituduh menjadi seperti rumah bergaya mahasiswa dan bisa mengasingkan kaum wanita di politik Amerika.

Anda tak bisa memenangkan semuanya.

"Basket punya hubungan dekat dengan pengalaman warga kulit hitam Amerika dengan cara yang istimewa," ia berkata pada Bryant Gumbel tahun 2008. "Hampir dengan cara yang sama musik jazz berhubungan dengan kebudayaan warga kulit hitam Amerika. Ada aspek improvisasi dengan disiplin yang saya temukan, sangat kuat."

"Setiap kali saya jatuh, semua orang berkata, 'Ooh,' " ia menambahkan. "Ini kenyataannya. Saya mungkin memang tidak boleh lagi mematahkan hidung di lapangan basket. Saya sudah pernah mengalaminya. Saya kehilangan gigi."

Antusiasmenya untuk olahraga jauh melampaui sekadar basket, dengan golf menjadi salah satu kegemarannya dan menjadi fans tim liga premier Inggris, West Ham United. Ia juga sering difoto sedang berselancar di pantai, yang jelas bukan foto umum para politikus.

Bahkan Obama dan istrinya Michelle telah secara khusus berkampanye agar Chicago menjadi tuan rumah Olympiade 2016, yang kemudian dimenangkan Brazil.

Dalam galeri istimewa buatan MSN Sports, Anda akan menemukan Presiden kulit hitam pertama Amerika menyambut berbagai tim juara di Gedung Putih dan bahkan meneguk bir menonton olahraga favoritnya, basket.

Ia mungkin tak luput dikritik secara politik, tapi disini, semua penggemar olahraga adalah saudara.